Kamis, 24 November 2011

ZAMAN LOGAM


ZAMAN LOGAM
                  Masyarakat Prasejarah mulai menggunakan logam setelah selama ribuan tahun menggunakan batu. Zaman digunakannya alat-alat tersebut dinamakan zaman logam. Pada zaman ini, sebagian besar alat-alat yang digunakan diciptakan dari logam. Alat-alat yang dibuat terdiri atas bermacam-macam ukuran, jenis, dan kehalusannya. Proses evolusioner zaman logam lebih cepat daripada zaman batu. Hal ini berkaitan dengan kemampuandaya piker manusia yang menciptakan alat-alat tersebut.
                  Manusia pada zaman ini menyadari bahwa untuk menghasilkan alat baru diperlukan teknologi baru, sedangkan teknologi baru diperlukan kemampuan baru. Kemampuan manusia menciptakan peralatan dari logam tidak timbul beghitu saja. Alat-alat tersebut tercipta sebagai hasil dari proses belajar selama beribu-ribu tahun. Mungkin bijih logam sudah ditemukan pada zaman Paleolitikum.
                  Adapaun pengetahuan untuk meleburnya menjadi lempengan logam baru terbentuk pada zaman berikutnya. Zaman ini terbagi menjadi 2 zaman yaitu:

1. Zaman Perunggu
                  Tehnik pengolahan barang-barang perunggu dilakukan dengan teknik pengecoran menggunakan dua keeping cetakan dari batu. Teknik pengecoran tersebut dapat dilakukan secara berkali-kali selain itu dikenal pula teknik pengecoran dengan sejenis tanah liat yang dilapisi lili (a care perdulu) yang akan mencair setelah perunggu cair di tuangkan kedalamnya.

Hasil kebudayaan perunggu yang di temukan di Indonesia adalah:
Ø  Kapak Corong (kapak perunggu)
            Awalnya menyerupai kapak batu, yang terbuat dari tembaga dan dibagian belakangnya berbentuk sirip ikan. Lalu berkembang kapak dari perunggu. Kapak ini berfungsi sebagai alat pendukung upacar ritual sehingga dilengkapi ragam hias yang unik. Kapak ini banyak ditemukan di Sumatera Selatan, Jawa, Balio, Sulawesi dan Kepulauan Selayar dan Irian.

Kapak corong
Ø  Nekara Perunggu
            Nekara adalah genderang besar berbentuk drum yang dihiasi oleh logam tumbuhan, beruang, merak, gajah, katak, dan ragam geometis. Fungsi nekara adalah sebagai alat tatabuhan pada upacara-upacara ritual nenek moyang.
Gmabar nekara

Ø  Moko
            Moko adalah gendang yang berbentuk lebih kecil daripada nekara. Fungsinya sebagai pendamping di dalam kubur atau sebagai maskawin. Ragam hias pada moko memiliki corak logam Indochina.
Moko
Ø  Candrasa
            Sejenis kapak panjang, terbuat dari logam. Kapk ini berfungsi sebagai kapak hiasan pelengkap upacara ritual zaman nenek moyang. Candrasa ada yang berbentuk kapak dengan hiasan ornament dan adapula yang berbentuk seoerti pedabg memanjang.
Candarasa

Ø  Topeng Emas
            Topeng yang terbuat dari emas, diperkirakan dibuat pada tahun 500SM, tanpa ornament.


Ø  Bejana
            Bejana adalah alat wadah dari logam di wilayah nusantara diperkirakan telah ada sejak zaman neolitikum (sekitar 200SM). Serta zaman perunggu (sekitar 500SM). Banyak diantaranya yang diprngaruhi oleh kebudayaan Donson.
Bejana

                  Kebudayaan Perunggu sering disebut juga sebagi kebudayaan Dongson-Tonkin Cina  karena disanalah Pusat Kebudayaan Perunggu.

2. Zaman Besi
          Pada masa ini manusia telah dapat melebur besi untuk dituang menjadi alat-alat yang dibutuhkan, pada masa ini di Indonesia tidak banyak ditemukan alat-alat yang terbuat dari besi.
Alat-alat yang ditemukan adalah :

  • Mata kapak, yang dikaitkan pada tangkai dari kayu, berfungsi untuk membelah kayu.
  • Mata Sabit, digunakan untuk menyabit tumbuh-tumbuhan
  • Mata piasu
  • Mata pedang
  • Cangkul dll.

                  Jenis-jenis benda tersebut banyak ditemukan di Gunung Kidul (Yogyakarta), Bogor, Besuki dan Punung (Jawa Timur).

Gambar untuk zaman logam:

Kapak, cincin, gelang

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar